Onnuri Madang
Poster Bloodline Electra [Daejeon]
PertunjukanBerbayarBerakhir dalam 5 hari

Bloodline Electra [Daejeon]

Berbayar · Usia 12 tahun ke atas · Jung-gu Teater Mini Godo

Periode
7 Agu ~ 17 Agu
Jam buka
월요일 ~ 금요일(19:30), 토요일 ~ 일요일(16:00), HOL(16:00)
Tempat
Teater Mini Godo
Wilayah
Daejeon Jung-gu
Biaya
Semua kursi 30.000 won
Pengunjung
Usia 12 tahun ke atas
Penyelenggara
Kelompok Teater Theatre Godo
Kontak
042-226-3861

Tentang acara

[Pengantar Pertunjukan] 'Bisakah balas dendam menjadi keadilan?' Ibu yang membunuh ayahnya. Anak-anak yang ingin membalas dendam kematian ayah dengan membunuh ibu. Dan balas dendam itu melahirkan balas dendam lainnya. Bloodline 'Electra' Adalah karya yang melihat kembali keluarga, garis keturunan, balas dendam, dan warisan kekerasan dari sudut pandang masa kini, berdasarkan tragedi klasik karya Sophocles <Electra>. Electra yang tidak bisa melupakan kematian ayahnya, Ia menunggu bertahun-tahun lamanya hingga adiknya Orestes kembali. Percaya bahwa suatu hari nanti ia akan kembali dan menyelesaikan balas dendam atas kematian ayah mereka, Dan akhirnya, Orestes pun kembali. Penantian berakhir dan balas dendam dimulai. Namun saat balas dendam yang mereka inginkan terwujud, kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan baru. 'Apakah balas dendam yang dibayar dengan darah benar-benar keadilan?' < Sinopsis > Raja Agamemnon dibunuh setelah kembali dengan kemenangan dari Perang Troya. Orang yang membunuhnya adalah istrinya sendiri sekaligus ibu Electra, Klytaimnestra. Kehilangan sang ayah, Electra hidup dengan memendam kebencian dan kemarahan terhadap ibunya. Satu-satunya harapan yang tersisa baginya adalah adiknya, Orestes, yang meninggalkan istana kerajaan di masa kecilnya. Electra percaya: 'Begitu anak itu kembali, semuanya akan berakhir' Namun suatu hari, berita mengejutkan datang kepadanya. Orestes telah meninggal. Dan sebuah kendi yang berisi abu adiknya diletakkan di hadapannya. Percaya bahwa harapan terakhirnya telah musnah, Electra runtuh sambil memeluk kendi tersebut. Namun, Orestes yang diyakini telah meninggal justru muncul di hadapannya. Ia masih hidup. Kakak beradik yang akhirnya bertemu kembali. Waktu balas dendam yang telah lama ditunggu-tunggu pun dimulai. Anak-anak yang mencoba membalas darah ayah dengan darah ibu. Namun, apa sebenarnya yang tersisa di akhir balas dendam yang dimulai dengan darah. < Maksud Sutradara > 'Seseorang harus menghentikan sejarah darah ini.' <Electra> karya Sophocles adalah kisah ribuan tahun lalu, tetapi pertanyaan di dalamnya terus berlanjut hingga hari ini. Mengapa kita mewarisi kebencian dari generasi sebelumnya? Electra mengingat kematian ayahnya. Namun seiring waktu, ingatan itu tidak berhenti pada kesedihan. Kesedihan menjadi kemarahan, kemarahan menjadi kebencian, dan akhirnya kebencian menjadi keyakinan bahwa 'kita harus membalas dendam'. Dalam karya ini, Electra tidak hanya dipandang sebagai karakter yang dikuasai oleh balas dendam. Ia mungkin juga salah satu korban yang mewarisi tragedi yang dimulai bahkan sebelum dirinya. Kebencian yang gagal diakhiri oleh generasi orang tua telah menjadi takdir generasi anak-anak. Oleh karena itu, pertanyaan yang diajukan oleh karya ini bukanlah 'Apakah balas dendam itu berhasil?' Melainkan 'Apakah balas dendam benar-benar sudah berakhir?' Darah memanggil darah yang lain dan balas dendam melahirkan balas dendam yang lain. Lalu, siapa yang akan menghentikannya terlebih dahulu? Bloodline 'Electra' ingin menghadapi pertanyaan tersebut bersama penonton. < Mengapa 'Bloodline'?! > 'BLOODLINE' Darah menghubungkan keluarga. Namun dalam karya ini, darah tidak hanya berarti cinta. Dari ayah kepada anak perempuan, dari orang tua kepada anak, rasa benci, permusuhan, dan balas dendam juga terhubung seperti darah. Electra mewarisi balas dendam yang tidak dimulainya, dan Orestes juga masuk ke dalam takdir yang tidak dipilihnya. Oleh karena itu, 'Blood Line' yang dibicarakan oleh Bloodline 'Electra' bukanlah sekadar garis keturunan. Itu adalah takdir yang terhubung oleh darah, lingkaran setan kekerasan yang berulang melintasi generasi. < Poin Penonton > 1. Menemukan tragedi Yunani kuno sebagai kisah hari ini. Tidak berhenti pada mereplikasi karya klasik ribuan tahun lalu, tetapi memperluasnya menjadi pertanyaan kontemporer: 'Haruskah generasi berikutnya mewarisi luka dan kebencian orang tua?' 2. Menemui garis emosi Electra yang meledak-ledak dari dekat. Anda dapat mengalami kedalaman batin Electra yang mengalir dari kehilangan, penantian, kemarahan, keputusasaan, harapan, hingga balas dendam dari jarak dekat yang khas dari teater kecil. 3. Momen paling intens, 'Adegan Kendi' Electra memeluk kendi abu adiknya yang diyakini telah meninggal. Pada saat harapan benar-benar runtuh, semua kebenaran terbalik. Ini adalah adegan inti di mana emosi karya ini turun ke titik yang paling dalam. 4. Mempertanyakan 'setelah balas dendam' alih-alih kenikmatan balas dendam. Melihat sejarah darah yang terus berlanjut bahkan setelah momen pembunuhan musuh, bukan sebagai akhir. Pemesanan: Naver N Booking https://booking.naver.com/booking/12/bizes/1027688 Durasi Pertunjukan: 1 jam 10 menit Jumlah Kursi: 80 출연: 신현지, 정선호, 조민기 제작진: 권영국

Lokasi

Jung-gu Teater Mini Godo

Petunjuk arah dengan Kakao Map

Ulasan

Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama berbagi.

Tulis ulasan

Bagikan pengalaman Anda. Tulisan diterbitkan secara anonim dan tidak dapat Anda edit atau hapus sendiri setelah dikirim.

Nilai *
0/1000

Tulis sedikitnya 10 karakter. Iklan dan tautan akan ditolak.

Acara lain di Jung-gu

Lihat semua acara di Jung-gu

Acara Pertunjukan lainnya

Lihat semua acara Pertunjukan

Berlangsung pada waktu yang sama

Lihat kalender acara Agustus 2026